Pustaka kesehatan
Apa saja gejala ISK pada wanita?
Gejala infeksi saluran kemih (ISK) pada wanita: cara mengenalinya, bedanya dengan infeksi jamur, dan tanda infeksi ginjal yang perlu segera ditangani.
Diperbarui
Singkatnya
Apa saja gejala ISK pada wanita?
Gejala infeksi saluran kemih (ISK) yang paling umum pada wanita adalah rasa perih atau panas saat buang air kecil, sering atau tiba-tiba ingin buang air kecil, urine yang keluar hanya sedikit, urine keruh atau berdarah, dan nyeri di perut bawah. Demam, menggigil, mual, atau nyeri di punggung di bawah tulang rusuk bisa berarti infeksi sudah mencapai ginjal, yang perlu ditangani dokter di hari yang sama.
Ditulis oleh tim Gyne · Tinjauan medis: menunggu
Poin penting
- Perih saat buang air kecil disertai dorongan mendadak dan sering untuk buang air kecil adalah tanda khas ISK.
- Nyeri punggung di bawah tulang rusuk, demam, menggigil, atau muntah bisa berarti infeksi ginjal.
- Infeksi jamur menyebabkan gatal dan keputihan, sedangkan ISK terutama memengaruhi rasa saat buang air kecil.
- Tes urine sederhana bisa memastikan ISK.
- Jika kamu hamil dan mengira mengalami ISK, segera hubungi doktermu.
Bagaimana cara mengetahui kamu terkena ISK?
Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi di bagian mana pun dari sistem yang membuat dan mengalirkan urine. Sebagian besar bermula di kandung kemih, yang disebut sistitis. Gejalanya sering muncul dengan cepat dan bisa berupa:
- Nyeri, panas, atau perih saat buang air kecil.
- Dorongan kuat untuk buang air kecil yang tidak bisa ditahan.
- Sering perlu buang air kecil, termasuk di malam hari, tetapi urine yang keluar hanya sedikit.
- Urine keruh.
- Darah dalam urine, yang bisa tampak merah muda, merah, atau cokelat.
- Nyeri atau rasa tertekan di perut bawah.
- Merasa lelah, lemas, atau tidak enak badan.
Apa saja tanda ISK sudah menyebar ke ginjal?
Jika bakteri naik ke ginjal, infeksinya lebih serius dan perlu segera diobati. Waspadai:
- Nyeri di punggung atau pinggang, tepat di bawah tulang rusuk.
- Demam 100,4°F (38°C) atau lebih.
- Menggigil, gemetar, atau merasa sangat panas dan dingin bergantian.
- Mual atau muntah.
ISK atau infeksi jamur?
Keduanya bisa membuat buang air kecil terasa perih, jadi mudah tertukar. Perbedaan utamanya adalah letak masalahnya.
ISK memengaruhi kandung kemih dan saluran kemih, jadi kamu terutama merasakan dorongan mendesak, sering buang air kecil, dan rasa panas di dalam saat buang air kecil. Infeksi jamur memengaruhi vagina dan vulva, jadi kamu biasanya merasakan gatal, perih, dan keputihan putih kental, dan rasa perihnya di kulit bagian luar.
BV dan beberapa infeksi menular seksual (IMS) juga bisa menyebabkan perih saat buang air kecil. Jika kamu tidak yakin, dokter bisa memeriksa masing-masing.
Mengapa wanita lebih sering terkena ISK?
Wanita memiliki uretra yang lebih pendek, yaitu saluran yang mengeluarkan urine dari tubuh, dan letaknya dekat dengan vagina dan anus. Hal ini membuat bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih.
Kamu juga lebih berisiko terkena ISK jika pernah mengalaminya, sedang hamil, punya diabetes, atau sedang memasuki menopause.
ISK sering kambuh. Sekitar 4 dari 10 wanita yang terkena ISK akan mengalaminya lagi dalam 6 bulan.
Bagaimana ISK didiagnosis?
Dokter sering mendiagnosis ISK dari gejalamu dan sampel urine yang bersih. Tes urine, yang disebut urinalisis, bisa menunjukkan tanda infeksi, dan kultur urine bisa menunjukkan bakteri mana penyebabnya.
Jika ISK terus kambuh, doktermu mungkin menyarankan tes lanjutan untuk mencari penyebabnya.
Bagaimana ISK diobati?
ISK yang disebabkan bakteri biasanya diobati dengan antibiotik yang diresepkan dokter, dan gejalanya sering mereda dalam beberapa hari. Doktermu akan memberi tahu berapa lama obatnya harus diminum.
Obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen atau parasetamol bisa meredakan nyeri. Ikuti petunjuk pada label dan tanyakan apoteker jika kamu punya kondisi lain atau minum obat lain.
Apakah ISK bisa dicegah?
Beberapa kebiasaan mungkin bisa menurunkan peluangmu, meskipun tidak ada yang menjamin:
- Minum cukup cairan sepanjang hari. Air putih paling baik.
- Buang air kecil saat terasa ingin, dan usahakan tidak menahannya lebih dari 3 atau 4 jam.
- Bersihkan dari depan ke belakang setelah dari toilet.
- Buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan seksual.
- Hindari douching (membilas bagian dalam vagina) dan semprotan pembersih kewanitaan.
Kapan harus ke dokter
- Kamu mengira terkena ISK, terutama jika ini yang pertama kali.
- Kamu sedang hamil dan mengalami gejala ISK apa pun: segera hubungi doktermu.
- Kamu mengalami nyeri punggung di bawah tulang rusuk, demam 100,4°F (38°C) atau lebih, menggigil, atau muntah.
- Kamu melihat darah dalam urinemu.
- Gejalamu makin parah, atau tidak membaik dalam 2 hari setelah mulai diobati.
- Kamu sering terkena ISK, misalnya 2 kali dalam 6 bulan atau 3 kali dalam setahun.
- Kamu merasa bingung, sangat mengantuk, atau mau pingsan: hubungi 911 atau nomor darurat setempat.
Cara Gyne membantu
Gyne menyimpan riwayat siklusmu dalam tampilan lingkaran dan kalender, dengan siklus-siklus sebelumnya selalu terlihat. Saat sesuatu yang kamu catat bisa menggeser siklusmu, seperti sakit, Gyne mengajukan pertanyaan singkat, menyesuaikan rentang prediksimu, dan menjelaskan alasannya dalam satu kalimat.
MenstruasiPanduan ini berisi informasi umum, bukan saran medis. Hanya dokter yang bisa mendiagnosis suatu kondisi.